MUJIZAT DI TENGAH PERJALANAN


Renungan: mujizat dalam perjalanan

Hari ini saya ajak Anda untuk merenungkan tentang karya Tuhan yang terjadi dalam perjalanan hidup kita semua, saya percaya setiap kita pasti mengalami karya Tuhan dalam hidup kita masing-masing dan tentu saja dengan pengalaman tersebut, kita tahu dan percaya bahwa Tuhan benar-benar mengasihi kita dan kita semakin mempercayai Dia.

Saya yakin ada banyak kejadian dalam hidup kita, baik itu yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan, dan seringkali kejadian tersebut membawa kita untuk semakin dewasa dan berhikmat.

Tentu Anda pernah membaca atau minimal pernah mendengarnya, Satu waktu, Yesus sedang berjalan menyusur perbatasan Samaria dan Galilea, dan ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" Dan apa yang dilakukan oleh Yesus ketika mendengar teriakan 10 orang yang sakit kusta tersebut? Mari kita baca ayat berikut ini.

Lukas 17:14 (TB)

Lalu Ia memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir

Jawaban dari Yesus mungkin bukanlah sebuah jawaban yang diharapkan oleh 10 orang yang sedang sakit kusta tersebut, mungkin mereka sesungguhnya berharap Yesus mendatangi mereka dan mengulurkan tangan-Nya menjamah dan menyembuhkan mereka. Tapi Yesus justru malah memberikan perintah supaya mereka pergi memperlihatkan diri kepada imam-imam.

Untuk bisa memahami mengapa Yesus memberikan perintah tersebut, kita perlu sedikit mengingat tentang peraturan yang di terapkan terhadap orang yang terkena penyakit kusta dalam kitab imamat 14:1-32.

Imamat 14:1-4

TUHAN berfirman kepada Musa: "Inilah yang harus menjadi hukum tentang orang yang sakit kusta pada hari pentahirannya: ia harus dibawa kepada imam, dan imam harus pergi ke luar perkemahan; kalau menurut pemeriksaan imam penyakit kusta itu telah sembuh dari padanya, maka imam harus memerintahkan, supaya bagi orang yang akan ditahirkan itu diambil dua ekor burung yang hidup dan yang tidak haram, juga kayu aras, kain kirmizi dan hisop. (silahkan Anda lanjutkan membaca sampai ayat ke 32)

Jadi hanya pada hari pentahirannya saja orang yang sakit kusta boleh datang pada imam, dan pada hari itu Yesus menyuruh mereka untuk datang memperlihatkan diri kepada para imam. Mereka adalah orang-orang Israel yang tentu tahu tentang hukum tersebut.

Dan hari itu Yesus memberikan perintah supaya mereka datang kepada imam!!

Dan PUJI TUHAN!, mereka tidak mempertanyakan perintah Tuhan Yesus, mereka tidak ragu untuk pergi menghadap para imam. Dan di tengah jalan mereka semua menjadi sembuh. Tidak menunggu mereka sampai kepada imam, kesembuhan sudah terjadi.

Bayangkan apa yang terjadi jika mereka tidak pergi? jika mereka berpikir bahwa untuk datang kepada imam, mereka harus sembuh dulu! APAKAH KESEMBUHAN TERJADI BAGI MEREKA?

Jadi sesungguhnya Kesembuhan terjadi saat mereka melakukan perintah Tuhan, saat kita taat dengan perintah Tuhan kita di sembuhkan. Kesembuhan hanya terjadi jika Anda percaya dan melakukan apa yang Anda percaya. 10 orang yang sakit kusta percaya dengan apa yang Yesus Katakan, itu sebabnya mereka pergi menghadap kepada imam, dan ketika mereka melakukan apa yang mereka percaya, mereka disembuhkan.

Jadi, saudaraku, apapun yang sedang engkau hadapi saat ini, tetaplah percaya dan jalani hidupmu dengan apa yang engkau percaya, maka MUJIZAT TUHAN YESUS AKAN TERJADI DALAM PERJALANAN HIDUPMU.

Tuhan Yesus Memberkati.



Ayo bagikan kesaksian Anda,