Pemain Palsu


Renungan: Apakah Anda pemain Palsu?

Lagi seru nonton piala dunia 2018 di Rusia di televisi, entah kenapa mata saya tertuju kepada penonton yg menggunakan kaos Jersey Perancis dengan no punggung 7 milik Antoine Griezmann.

Memang saat itu Perancis sedang bermain melawan Belgia di perempat final.

Terlintas dalam pikiran saya, seandainya tiba 2 Antoine Griezmann tidak bisa main, apakah orang dengan Jersey no 7 tersebut bisa menggantikannya?

Anda tentu tahu jawabannya, tidak bakalan mungkin dia bisa menggantikan Antoine Griezmann sekalipun no kaos Jersey sama.

Tentu saja karena dia bukan Antoine Griezmann!! Sampai kapanpun tidak akan pernah bisa menjadi Antoine Griezmann.

Sebaiknya Antoine Griezmann akan tetap bisa bermain meskipun tidak dengan kaos no 7, karena memang dia adalah seorang pemain bola.

Kemudian saya teringat dengan satu ayat dalam Alkitab,

1 Samuel 16:7

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."

Nabi Samuel benar benar terkecoh ketika melihat Eliab yg tinggi dan gagah, sangat pantas untuk menjadi seorang raja.

Saya yakin kita pun akan terkecoh juga jika mengalami hal yang sama dengan nabi Samuel.

Tapi kita harus terus belajar bahwa Tuhan tidak pernah menilai seseorang dari penampilan luar nya. Dia selalu melihat bagian dalam, yaitu hati kita.

Sekalipun seorang memenuhi seluruh tubuhnya dengan atribut Kristen, itu bukanlah jaminan bahwa dia murid Kristus yang taat dan setia

Berapa banyak orang yang mengaku kristen tapi tidak hidup menurut teladan Kristus.

Alangkah baiknya bila kita mau terus belajar untuk benar benar manjadi seperti Kristus, terus belajar firman Tuhan, merenungkan siang dan malam, dan melakukan firman Tuhan tersebut dengan segenap hati.

Dan tentu saja jika kita mau terus belajar untuk menjadi pelaku firman dan bukan hanya mendengar saja, maka kita akan benar benar manjadi pemain, dan bukan pemain palsu yang mengenakan pakaian dan atribut kristen tapi karakter tidak sama seperti Kristus.

Tuhan Yesus Memberkati.



Ayo bagikan kesaksian Anda,