Pengharapan yang bukan lagi Pengharapan


Renungan: Pengharapan yang tidak lagi menjadi pengharapan.

Roma 8:24

Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

Apakah pengharapan itu? pengharapan atau harapan adalah sesuatu yang baik yang kita nantikan akan terjadi. Jadi itu adalah sesuatu yang belum terjadi.

Pengharapan atau harapan timbul dari adanya sebuah janji. Janji Tuhan membuat kita memiliki pengharapan, atau berharap bahwa suatu saat janji tersebut digenapi.

Sesuatu yang dijanjikan dan belum terjadi dalam hidup Anda bisa dikatakan sebagai pengharapan Anda. Dan jika apa yang dijanjikan itu sudah Anda lihat atau terima, maka sesuatu tersebut bukan lagi sebuah harapan atau pengharapan.

Kira kira apa ya yang masih menjadi pengharapan kita? dan apa saja yang sudah bukan lagi menjadi pengharapan bagi kita?

mari kita lihat janji Tuhan,

Yohanes 14:16-17

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, (17) yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Apakah Janji tentang Roh Kudus sudah digenapi? Apakah kita masih berharap akan turunnya Roh Kudus? Tentu tidak, karena Roh Kudus sudah turun dan saat ini sudah menjadi penolong bagi kita. Itu adalah salah satu contoh janji Tuhan yang sudah di genapi dan tidak perlu kita harapkan lagi.

Nah, sekarang apa janji Tuhan yang masih menjadi pengharapan bagi kita?

bagaimana dengan hidup kekal? apakah hidup kekal masih menjadi pengharapan bagi kita?

Roma 2:6-8

(6) Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, (7) yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, (8) tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.

Kalau kita baca dan renungkan baik baik ayat di atas, maka tentu kita sepakat bahwa hidup kekal akan diberikan "NANTI" ketika kita dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan. Jadi itu berarti bahwa "HIDUP KEKAL" adalah salah satu pengharapan bagi kita, dan itu adalah salah satu hal yang membuat kita taat dan setia hidup dalam kebenaran, dan tetap kuat menghadapi apapun yang ada di dunia ini, karena kita tahu bahwa akhir dari kesudahan di bumi ini adalah hidup kekal bersama dengan Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati.



Ayo bagikan kesaksian Anda,