TIDAK MAU TAPI MAU


Renungan: Katanya tidak mau tetapi dilakukan juga

Judul diatas bukan sebuah cerita tentang seseorang yang ketika ditawari untuk makan dia bilang tidak mau, tetapi sesungguhnya dia mau.

Apakah Anda pernah mengalami? saat anda sedang berkunjung ke rumah teman anda dan teman Anda menawarkan untuk makan, kemudian anda menolaknya, tetapi sebenarnya anda sedang lapar.

Bukan saudara!, ini bukan kisah tentang hal itu. Ini adalah sebuah kisah tentang seorang anak yang menolak ketika disuruh oleh bepanya, tetapi kemudian dia pergi juga melakukan perintah bapanya.

Apakah Anda pernah membacanya?

Mari kita lihat kisahnya,

Matius 21:28-30

Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.

Kemudian Tuhan Yesus bertanya di ayat berikutnya

Matius 21:31

Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka: “Yang terakhir.” Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Mengapa pemungut cukai dan perempuan sundal dikatakan akan lebih dahulu masuk kedalam kerajaan Allah?

Karena mereka menyadari dosanya dan sangat menghargai kasih Kristus, sehingga mereka sungguh sungguh mau melakukan kehendak Allah.

Sementara ada orang yang merasa tidak pernah berbuat dosa, dari lahir sudah Kristen dan bahkan mungkin melayani Tuhan, lalu merasa layak untuk masuk sorga tanpa melakukan kehendak Allah.

Anda tentu pernah mendengar? Bahwa ada yang terdahulu tetapi kemudian menjadi yang terakhir, dan yang terakhir menjadi yang terdahulu.

Lukas 13:30

Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir.”

Saudara jika hari ini engkau sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatmu, maka jangan pernah menolak perintah Tuhan, lakukanlah kehendak Bapa dan jadilah seperti yang dikehendaki Nya.

Jangan menjadi seperti anak sulung yang berkata “baik Bapa” tetapi tidak melakukannya.

Jangan sampai engkau menjadi yang terakhir.

Tuhan Yesus Memberkati.



Ayo bagikan kesaksian Anda,